Buku Pendamping untuk Pendidik PAUD dalam Mengenalkan Kearifan Lokal Bojonegoro

  • Siti Labiba Kusna Institut Agama Islam Sunan Giri Bojonegoro
Keywords: Buku Pendamping, Guru, Kearifan Lokal

Abstract

Anak usia dini berada pada masa golden age, pada masa ini potensi yang dimiliki anak hendaknya dioptimalkan, salah satu upaya untuk mengoptimalkan potensi anak melalui Pembelajaran di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pembelajaran menggunakan pendekatan tematik dengan memperhatikan unsur kedekatan, kesederhanaan, kemenarikan, daya dukung, dan keinsidentalan. Tema yang paling dekat dimulai dari diri sendiri, setelah itu lingkungan. Lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Agar anak mengenali lingkungannya maka dapat ditambahkan subtema kearifan lokal disekitar anak. Anak memiliki beragam potensi dengan keunikannya masing-masing siap distimulasi oleh pendidik. Pendidik hendaknya juga siap menjadi fasilitator bagi anak, salah satunya dengan melaksanakan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Guru dibekali buku pedoman yang telah diterbitkan oleh pemerintah, tetapi belum ada buku pendamping yang secara spesifik menjabarkan tentang kearifan lokal daerah masing-masing. Maka lembaga dapat menambahkan subtema kearifan lokal khususnya topik Salak Wedi sebagai salah satu kearifan lokal Bojonegoro, dan guru mendapatkan buku pendamping mengenai Salak Wedi sebagai potensi kearifan lokal Bojonegoro.    

Published
2019-04-15
Section
Articles